Sweet Potato
AboutLinksStuffEntries

________________________________________________________________________________________
Tuesday, April 3, 2018 | 10:28:00 AM | 0 Atasinchi
Saya memiliki bakat di bidang seni dan bahasa. Dari umur 3 tahun, saya sudah senang menari. Jika ada musik pasti saya langsung menggerakkan badan. Saya sudah ikut ekskul tari sejak dulu. Sejak kelas 5 SD juga sudah les balet. Saya juga ikut ekskul cheers sejak SMP sampai sekarang. Dan sejak kecil, keinginan saya untuk belajar bahasa sangatlah kuat.
Dari awal saya tidak pernah berencana masuk sekolah ini. Dari TK, SD, SMP, dan SMA, saya selalu bersekolah di sekolah swasta. Sempat kepikiran masuk SMP negeri, tapi ujung-ujungnya tetap masuk SMP swasta.
Saya lulus dari SMP Tarakanita 4 Rawamangun. Dari awal saya berniat masuk jurusan bahasa, karena saya sangat senang belajar bahasa. Pilihan awal saya ingin masuk SMA Santa Ursula Jakarta. Sekolah itu terkenal disiplin dan tentunya dekat dengan rumah saya. Pilihan kedua adalah SMA Tarakanita 1 Puloraya. Dua-duanya adalah sekolah homogen, disiplin, dan punya jurusan bahasa yang terkenal baik. Saya pun tadinya sudah diterima di SMA Tarakanita 1. Sayangnya karena beberapa kendala, saya tidak jadi masuk sana.
Akhirnya saya masuk SMAN 68 Jakarta, sekolah favorit yang diidam-idamkan banyak orang. Disini tidak ada jurusan bahasa seperti yang saya mau. Adanya jurusan IPA dan IPS. Saya sama sekali tidak senang belajar IPA. Duh, melihat fisika dan matematika saja kepala langsung pusing. Apalagi ditambah belajar kimia. Untungnya saat itu NEM saya tidak cukup untuk masuk IPA. Jadi saya masuk jurusan IPS. Yaa... Tetap bukan kegemaran saya sih. Tapi lebih baik lah dibanding disuruh menghitung, lebih baik menghafal.
Masuk sekolah yang berbeda artinya saya mengubah plan saya. Tadinya saya ingin puas belajar bahasa di masa SMA. Lulus kuliah mungkin tinggal memperdalam, lalu bisa belajar balet di luar negeri sambil kuliah. Tapi sepertinya saya harus mengubah sedikit plan saya. Tetap saja hal itu tidak jauh-jauh dari bahasa dan menari. Karena saya sangat senang menari. Segala jenis tarian mungkin sudah pernah saya pelajari dan itu sangat menyenangkan. Itulah kenapa saya tidak pernah bosan menari.
Rencananya, saya ingin belajar yang baik di SMA supaya bisa naik kelas terus. Karena kalau tidak naik kelas, namanya saya buang-buang waktu untuk belajar. Nilai saya mungkin tidak terlalu bagus. Tapi setidaknya saya selalu berusaha mempertahankan supaya nilai saya tidak turun. Sesudah lulus SMA, saya ingin memperdalam belajar bahasa lagi sambil apply beasiswa ke luar negeri. Tapi kalaupun tidak dapat beasiswa, saya tetap ingin belajar balet di luar negeri. Kalau tidak bisa belajar lama, mungkin saya ingin rajin ikut short course yang sering diadakan saat summer, spring, atau winter. Selebihnya mungkin saya akan tetap mengembangkan pelajaran tari di dalam negeri. Tidak seperti teman-teman lain, saya tidak pernah kepikiran mendaftar ke PTN. Saya tidak mengincar PTN manapun. Namun orangtua saya meminta saya berusaha masuk ke PTN. Kalaupun harus masuk kesana, saya mungkin akan memilih untuk masuk UI atau Udayana. Tapi tetap saja tujuan saya adalah untuk terus belajar bahasa dan belajar balet, dimanapun itu. Karena ketika saya belajar bahasa, saya bisa menampung lebih banyak ilmu dari banyak negara. Dan dengan belajar tari, saya bisa terus mengekspresikan diri saya dengan hal-hal yang baik.

Labels:

________________________________________________________________________________________
| 10:22:00 AM | 0 Atasinchi
Saya bersekolah di SMAN 68 Jakarta. Dimana kami masuk jam 6:25, tugas yang cukup banyak, dan pulang jam 15:00. Saya ingin menceritakan pengalaman saya beberapa minggu yang lalu.
Waktu itu saya tidur larut malam, mengerjakan tugas. Saya bangun kesiangan. Sekitar pukul 6 kurang 15 saya baru bangun. Saya langsung buru-buru mandi dan sarapan. Saya tidak bisa tidak sarapan, nanti maag saya kambuh dan akan mudah lelah. Saya juga tidak bisa sarapan di jalan atau di sekolah, rasanya kurang nyaman saja. Jadi yasudah, lebih baik sarapan dirumah tapi buru-buru dikit. Sesudah bersiap-siap, saya ke sekolah dengan naik bajaj. Saya berangkat pukul 6:15. Nekad memang. Sepanjang jalan saya isi dengan doa karena saya tidak mau kena poin punishment.
Ada saja halangan di jalan. Macet, truk yang menghalangi jalan, rel kereta yang lewat sangat lama, lampu merah, dan lain-lain. Apalagi itu jamnya ramai berangkat ke kantor dan sekolah. Tentu saja jalanan sangat ramai dan macet. Akhirnya saya turun di depan jembatan RS Carolus. Sesudah membayar bajaj, saya langsung lari ke atas jembatan sampai turun dari eskalator. Bayangkan betapa sulitnya berlari dengan rok panjang dan tas berisi buku-buku yang berat. Dan itu sudah jam mepet. Sampai depan gerbang sekolah saya masih lari. Itu sudah pukul 6:29. Dan saya masuk gerbang ketika guru sudah countdown untuk menutup pagar. Huh. Lega sekali rasanya ketika sudah memasuki pagar.
Untungnya saat itu saya enggak lupa memakai ikat pinggang. Jadi tidak ada kendala apa-apa, langsung masuk saja. Teman-teman semua sudah berkumpul di lapangan. Tidak ada waktu untuk taruh tas di kelas. Saya langsung meletakkan tas di sebelah meja piket, mengambil buku literasi, lalu duduk di lapangan dengan teman-teman.
Saya sangat bersyukur saat itu karena akhirnya tidak telat dan tidak kena poin. Kapok sekali berlari-lari di jembatan. Saya berjanji untuk lebih disiplin dalam bangun pagi.

Labels:

________________________________________________________________________________________
| 9:20:00 AM | 0 Atasinchi
Sekolah saya termasuk SMA negeri favorit di Jakarta. Daftar ke sekolah ini berdasarkan NEM. Hanya anak-anak dengan NEM cukup tinggi yang lolos masuk kesini. Sekolah ini juga meluluskan lulusan yang baik dan berprestasi. Dan dibalik murid-murid dengan kualitas unggul, tentunya aturan sekolah ini pun cukup ketat. Kenapa saya bilang begitu? Karena jika dibandingkan dengan sekolah teman-teman saya, mereka pun bilang kalau sekolah saya sangat disiplin. Sekolah ini memberlakukan sistem poin untuk mendisiplinkan muridnya. Sistem ini sebenarnya sudah pernah saya alami waktu SMP, jadi sudah tidak kaget. Ada poin punishment, dan ada poin rewards. Poin rewards bisa untuk mengurangi poin punishment. Jika poin punishment mencapai 100, bisa di drop out dari sekolah.
Sekolah bel pukul 6:25 pagi. Tapi ada kelonggaran sampai jam 6:30. Lewat dari itu, murid sudah dianggap terlambat. Masuk sekolah sudah bersalaman dengan guru-guru yang selalu memperhatikan seragam kami. Murid kelas 10 memakai kemeja lengan panjang. Jika lengan kami digulung, pasti akan langsung disuruh turunkan gulungannya. Jika tidak pakai dasi, ikat pinggang, kaos kaki putih, dan sepatu yang sesuai, bisa-bisa kena poin.
Seingat saya, beberapa hal yang umum dilihat saat laki-laki dianggap melanggar jika :
· celananya ketat atau pakai celana pensil
· rambut tebal
Dan perempuan paling sering kena poin punishment jika melanggar aturan ini :
· rok ketat/span
· rok di atas mata kaki (ngatung)
· seragam ketat
· kaos kaki pendek
· rambut di cat
· kuku memakai kutek
Jika ada murid yang seperti itu, sudah pasti akan langsung kena poin. Dan entah bagaimana, guru-guru selalu melihat kesalahan tersebut seberapapun kerasnya kita menyembunyikan.
Sejauh ini, saya sangat senang karena belum pernah kena poin. Semoga tidak akan pernah. Saya tidak suka kena poin punishment ataupun diomeli guru. Saya inginnya tetap punya hubungan baik dengan semua guru. Saya ingin mereka bersikap baik, jadi saya pun harus bersikap baik juga. Sekalipun saya tipe orang yang tidak betah dengan pakaian yang panjang (rok dan kemeja lengan panjang), tapi karena itu aturan sekolah jadi tetap saya ikuti. Saya tidak pernah memendekkan seragam saya. Saya pakai seragam juga yang besar, tidak ketat. Kaos kaki putih panjang saya pakai setiap hari. Sepatunya full hitam semua. Saya tidak mengecat rambut saya. Pokoknya kalau tentang penampilan, saya berusaha serapi mungkin meskipun sebenarnya itu bukan saya banget.
Dari sini saya belajar, bahwa penampilan itu juga mencerminkan segalanya. Penampilan yang rapi bukan hanya enak dilihat orang lain, tapi juga membantu menunjukkan identitas kita sebagai siswa yang baik. Karena sekalipun kita tidak nakal, tapi memakai seragam acak-acakan saja orang sudah pasti berpikir kalau kita murid yang nakal, walau sebenarnya tidak. Jadi saya yakin kalau first impression yang baik itu perlu.
Jujur saja, banyak murid yang tidak suka dengan aturan ini. Khususnya aturan tentang seragam. Sering saya dengar orang membandingkan aturan disini dengan aturan di sekolah lain. Beda sekali, sekolah ini aturannya memang ketat. Saya juga awalnya merasa bete. Tapi lama-kelamaan menerima dan terbiasa saja. Toh aturan ini bagus untuk mendidik kami supaya jadi 'orang'. Dan apa yang kami pelajari disini pasti akan terpakai di masa depan kami.

Labels:

________________________________________________________________________________________
| 9:05:00 AM | 0 Atasinchi
Di sekolah saya ada aksi untuk menjaga lingkungan. Dinamakan ALISA (Aksi LIat Sampah Ambil). Dari awal saya masuk SMAN 68 Jakarta, aksi ini sudah dibuat untuk mengajarkan murid-murid untuk menjaga lingkungan. Entah kenapa kesadaran menjaga lingkungan ini sangatlah kurang di masyarakat kita. Mungkin itulah kenapa aksi ini masih diterapkan di sekolan saya.
Aksi bebas sampah ini mengajarkan murid-murid supaya ketika kami melihat sampah di jalan, kami akan langsung mengambil dan membuangnya ke tempat yang benar. Mungkin kita sering melihat orang-orang yang berlalu lalang di jalan, tahu bahwa di dekat mereka ada sampah tergeletak, tapi mereka tidak mau ambil karena bukan punya mereka. Atau mungkin, kita sendiri pernah begitu? Jujur, saya juga pernah begitu dulu. Mentang-mentang sampah itu bukan punya saya, jadi saya tidak mau ambil karena merasa bukan tanggung jawab saya. Tunggu disuruh guru dulu baru saya bersedia ambil.
Tapi ALISA ini membuat saya sadar. Kalau sebenarnya, sampah kita ataupun bukan, sudah selayaknya kita turut menjaga lingkungan. Toh, ini adalah lingkungan kita bersama. Kita yang hidup disini, kita yang menginginkan kenyamanan, maka kita harus turut membantu menjaga lingkungan. Jangan sampai kita menjadi salah satu dari sekian banyak masyarakat yang kurang bertanggung jawab itu. Ada baiknya pula kita tegur orang-orang yang membuang sampah sembarangan itu agar mereka sadar. Sebab kalau terus-menerus dibiarkan, mereka tidak akan sadar kalau menjaga kebersihan itu sangatlah perlu. Jika memang pelakunya adalah orang dewasa atau orang yang tidak kita kenal, menegurnya pelan pelan saja supaya tidak tersinggung.
Dengan membuang sampah pada tempatnya, kita sudah membantu menjaga lingkungan dan mencegah berbagai bencana. Misalnya seperti banjir pada musim hujan. Atau wabah penyakit di pemukiman dekat tempat pembuangan sampah. Dengan begitu kita sudah membantu menjaga teman-teman kita dari penyakit berbahaya juga. Itulah sebabnya kita harus terus melakukan aksi bebas sampah ini demi kebaikan kita semua.

Labels:

________________________________________________________________________________________
Wednesday, January 17, 2018 | 3:25:00 PM | 0 Atasinchi
IDENTITAS BUKU
Judul : I'm Yours
Nama Pengarang : Adelina Mayang Sari
Penerbit : Media Pressindo
Tahun Terbit : Februari - 2014
Tebal Buku : 120 hlm
Berat Buku : 150 gr
No. ISBN : 978 - 9799 - 1141 - 12
SINOPSIS
Misha dan Adit adalah sepasang kekasih yang telah menjalin hubungannya selama 2 tahun. Misha adalah tipe mahasiswi yang aktif dalam organisasi di kampusnya. Sedangkan Adit adalah seorang mahasiswa jurusan Teknik.
Meskipun telah berpacaran cukup lama, Misha sebenarnya tidak terlalu senang dengan hubungan mereka. Menurutnya Adit memang perhatian, tapi ia terlalu cuek dan tidak romantis. Akhirnya suatu hari ia meminta Adit membuatkan puisi cinta untuknya. Meski sulit, hal itu tetap disanggupi oleh Adit.
Selagi menunggu Adit membuatkan puisi cinta, tiba-tiba datanglah laki-laki lain. Ia adalah Gilang, peserta lomba fotografi yang dibuat oleh organisasi Misha. Karena sikap Gilang yang romantis, lambat laun Misha memiliki perasaan padanya. Namun ia masih berusaha memikirkan perasaan Adit, pacarnya saat itu.
Hingga suatu ketika Adit membacakan puisi cinta di hadapan Misha. Sayangnya Misha mengetahui kalau puisi itu adalah buatan Fadhil, pacar sahabatnya. Misha merasa dibohongi dan akhirnya memutuskan Adit. Ia memutuskan untuk berpacaran dengan Gilang.
Namun hubungan mereka tidak semulus yang ia kira. Gilang sangat kasar dan pemarah. Ditambah lagi ia ketahuan selingkuh dengan perempuan lain. Misha marah besar. Rasanya seperti kehilangan kepercayaan pada orang lain.
Hingga suatu saat Adit datang menemuinya. Ia membacakan puisi cinta buatannya, murni hasil kerja kerasnya sendiri. Adit meminta maaf untuk kesalahannya itu. Misha pun akhirnya juga menyadari bahwa keputusannya waktu itu salah. Akhirnya hubungan mereka kembali membaik lagi seperti semula.

Labels:

________________________________________________________________________________________
| 8:06:00 AM | 0 Atasinchi
KENANGAN
Sebutir debu
Setiup awan
Melihat bayangan semu
Dan itulah kenangan
Ku terhempas
Pikiranku terhenyak
Rasanya terlalu sakit
Mengenang sedemikian banyak
Kini itu tlah berlalu
Lewat terhempas waktu
Kini kusadari kesalahanku
Bisakah ku kembali ke masa lalu

Labels:

________________________________________________________________________________________
Monday, January 2, 2017 | 5:25:00 AM | 0 Atasinchi

Hai semua! Selamat tahun baru 2017, dan semangat baru! :D

Setelah setahun melewati tahun 2016, kini kita sudah berada di tahun 2017. Tentunya suka, duka, pengalaman-pengalaman, memori, dan harapan kita akan berbeda di tahun 2017 ini. Banyak kesalahan di tahun 2016 yang kelak masih bisa kita perbaiki sekarang ini.

Dan seperti biasa, kalau memasuki tahun baru, orang-orang pasti sudah menyiapkan plan atau revolusi. Mengapa? Tentu saja agar ke depannya semua kegiatan kita menjadi lebih baik dan tertata.

Mulai dari aku yaa. Revolusi aku untuk tahun baru ini yaitu :
1. Lebih rajin ngeblog.
Kenapa aku mau lebih rajin ngeblog? Karena aku suka menulis! Simple bukan? Banyak hal yang ingin kutuang dari pikiran, tapi tidak ada wadahnya. Jalan paling mudah sepertinya cuma ngeblog. Eittss.. Tapiii, di blog aku bukan sekedar curhatan dan cerita pengalaman saja. Puji Tuhan, karena usiaku tahun ini sudah 15 tahun, aku ingin sekali mulai menulis review-review produk kecantikan.
Dari awal tahun 2016, itu adalah hal yang sangat ingin kulakukan. Alasannya mudah saja. Banyak produk-produk bagus yang jarang sekali orang mereviewnya. Sekalipun ada review, bisa jadi itu berbahasa Inggris/dipakai di tempat yang iklimnya berbeda dari Indonesia. Tentu saja itu kadang menyulitkan sebagian orang.
Maka dari itu, tugasku sebagai seorang beauty blogger (baca : orang yang menuliskan hal-hal berbau kecantikan, atau mereview produk kecantikan) adalah untuk menuliskan review produk itu serinci mungkin supaya tulisanku bisa menjadi referensi bagi para calon pembeli. Semua yang kutuliskan nanti akan sangat lengkap mengenai pros & cons, jadi kalian tidak perlu khawatir karena aku tidak akan mereview 'berat sebelah' :)

2. Be a better person.
Wah.., kalau ini sih sepertinya menjadi harapan semua orang. Pastinya sudah enggak perlu aku jelaskan lagi sih tentang ini. Aku ingin menjadi semakin baik dalam bersikap, bertutur kata, lebih berpikiran positif, enggak mudah marah, banyak senyum, bisa lebih membantu banyak orang di sekitarku, makin rajin belajar, lebih disiplin, dll. Intinya jadi lebih baik dalam segala hal! Amin... O:)

3. Masuk SMA yang bagus.
Pertengahan tahun 2017 nanti kelak aku akan lulus SMP dan segera mencari SMA. Tadinya aku ingin masuk SMA swasta, tapi hal itu kandas karena orangtuaku ingin aku masuk sekolah negeri.
Ya dimana pun itu, aku yakin disana akan bertemu teman-teman yang baik dan pastinya aku bisa mengikuti pelajaran dengan serius.

4. Lebih berani untuk jadi diri sendiri.
Sejak tahun-tahun sebelumnya, aku selalu takut untuk mencoba sesuatu yang baru. Aku selalu takut soal pemikiran orang lain. Ya, kadang itu memang wajar. Tapi menurutku, aku sudah berlebihan.
Padahal sih kalau dipikir-pikir lagi, untuk apa mikir sampai sedetail itu? Jadi, revolusiku tahun 2017 ini untuk mengurangi pemikiran kayak gitu. Pokoknya semakin jadi diri sendiri aja :D

5. Rajin menabung.
Sejak TK aku sudah dibiasain untuk menabung oleh Mbahku. Pokoknya kalau punya uang harus sisihkan, begitu katanya. Kelak kalau kita butuh uang, kita sudah punya simpanan dan bisa tinggal ambil. Sama hal nya dengan kalau mau beli sesuatu. Nabung dulu, baru beli.
Sampai sekarang kebiasaan itu masih aku terapkan. Bedanya adalah sekarang ini aku semakin konsumtif. Ada baju bagus, kepengen beli. Ada sepatu lucu, jadi mau beli juga. Ada make up bagus, jadi mau nyoba. Eits, tapi tenang aja! Enggak semua barang yang kuinginkan itu akhirnya jadi kubeli. Biasanya kupikirkan dulu. Apa beneran bagus? Apa enggak kemahalan untuk harga segitu? Ada yang jual lebih murah enggak sih?
Tapi kan tetep aja, mau berapapun nilai barangnya, itu termasuk pemborosan. Masa udah punya sepatu beli lagi? Make up udah punya, masa mau nyoba merk lain? Yah.. Akhirnya dalam sekejap itu tabungan yang dikumpul sejak beberapa minggu bisa langsung kandas.
Nanti deh akan aku ceritakan plan-ku di postingan berikutnya. Karena kalau aku cerita semua disini, pasti bisa jadi panjang banget. Intinya aku mau semakin rajin menabung dan mengolah uangku dengan sebaik-baiknya di tahun 2017 ini.

6. Berusaha menggapai cita-cita.
Aku punya banyak banget cita-cita. Mulai jadi dancer, make up artist, fashion designer, punya wedding organizer, model, hair stylist, penulis, fashion stylist, sekretaris, dan lainnya. Duh, banyak banget kan? :") Tapi memang kebanyakan cita-citaku di bidang seni, fashion, dan kecantikan sih. Aku tertarik banget di bidang itu. Berhubung aku lebih tekun kalau melakukan sesuatu yang aku sukai, makanya aku sangat ambisius untuk mencapai cita-citaku itu. Aku akan berusaha keras sejak sekarang.

Hm... Sepertinya hanya itu saja revolusiku untuk tahun 2017 ini. Semoga semuanya bisa kulaksanakan dengan baik sehingga tujuanku tercapai. Dan semoga setiap kali aku melihat postinganku ini, aku enggak akan pantang menyerah karena mengingat betapa semangatnya aku saat menulis ini.

Sekian terimakasih. Selamat tahun baru semuanya! ^·^

Labels: , , , , , , ,

________________________________________________________________________________________
Saturday, January 31, 2015 | 10:29:00 PM | 0 Atasinchi
Hoyhoy ~~

Karena ini udah liburan, jadi aku baru bisa nulis pengalaman pas ikut Character Building di Sukabumi, tepatnya sih pas bulan Juli 2014 lalu. Mungkin agak aneh ya.. Karena MOS baru dimulai tanggal 14-16 Juli 2014, tapi tanggal 18 Juli nya udah mesti ikut character building sampai hari Minggu tanggal 20. Ya mesti nginep dong yaaaa... Untung aja sih waktu itu aku udah punya temen. Meskipun bukan temen deket sih. Itu pertama kalinya jauh dari keluarga setelah masuk SMP :") #halahlebay #skip

Kalau enggak salah hari Kamis itu sebelum pulang sekolah murid-muridnya disuruh nyatetin barang-barang keperluannya; dresscode; pendamping bus; tempat character building beserta no. telp nya; aturan-aturannya, dsb. Oh iya, sama guru-gurunya juga disuruh bikin nametag. Kalo enggak salah inget ukuran 10 x 6 cm atau berapa ya aku lupa. Pokoknya nametagnya kecil imut. Tadinya aku juga enggak yakin. Tapi setelah inget kalau nametag yang biasa dipakai buat karwis/field trip/dsb emang ukurannya kecil segitu, ya akhirnya aku jadi yakin-yakin aja lah bikin nametagnya.

Dresscode kels 7.5 waktu itu putih dong yaps ^_^ Terus dirumah aku nyiapin  barang-barang keperluannya. Agak rempong sih sebenernya. Persiapannya kayaknya lebih ribet daripada pas mau retret waktu kelas 6 -_-")

Hari Jumat pagi dateng ke sekolah udah pake baju kaos putih, celana jeans hitam, kaos kaki sekolah, plus sepatu sekolahnya. Sebenernya enggak wajib pake kaos kaki sekolah. Tapi nggak punya banyak kaos kaki sih, makanya pake yang itu. Yakali pake kaos kaki ballet kan gak lucu.. Kedinginan entar, secara kaos kaki ballet gak tebel-tebel banget dan perlu dicatat bahwa disana dingin. Makanya disuruh bawa jaket juga. Kalau enggak salah inget, totalnya aku bawa 1 tas buat ngeletakkin baju-baju dan barang-barang keperluanku, dan 1 kantong plastik gede yang isinya cuma snack. Yap, CUMA snack yang ada didalam kantong segede itu '-' Lanjut ya.. Pas sekolah udah makin rame dan tiba-tiba aku baru nyadar kalau yang lain udah mulai membicarakan bus masing-masing. Dan disaat itulah aku cuma bisa cengo. Bentar lagi udah mau bel dan aku sama sekali enggak tau aku di bus mana. Aku langsung nanya-nanyain setiap temen yang udah aku kenal, dimana buat liat listnya itu. Dan ternyata itu ada didepan kelas 9.6 -.- Ya maklum anak baru jadi kan gak tau. Terus aku langsung liat-liat kertas pengumuman yang ditempel di depan kelas 9.6 itu. Enggak terlalu susah sih nyarinya. Kalau enggak salah waktu itu aku bus 4. 

Pas bel bunyi, semua anak disuruh kumpul di lapangan depan dan kita doa. Abis itu juga kita dibagiin tempat nametag dan kita ngeletakkin nametag buatan kita disitu. Pokoknya guru-guru ngomong apa gitu aku lupa. Kalau enggak salah sih menjelaskan aturan-aturan selama disana gitu ya. Terus doa, baru deh kita ke bus masing-masing.

Aku masuk ke bus 4. Enggak tahu mesti sama siapa. Dan demi apapun juga anak-anak 7.5 yang waktu itu barengan aku tuh ada Ruth, Felicitas, Jessica, dan cowok-cowoknya yang aku inget cuma Ditho. Haha... Plis ya, aku waktu itu sama sekali enggak deket sama mereka semua. Tapi untungnya mereka itu anaknya baik-baik banget kok, asyik malah. Aku duduk barengan Felicitas dan Ruth di bangku yang bertiga, letaknya agak dibelakang gitu deh. Terus kita juga pada ngobrol, cerita-cerita, becanda, ya pokoknya seru lah ya. Yang bikin nyesel tuh kenapa aku enggak bawa hape >.<") Padahal yang lain bawa. Aku enggak tahu kalo ternyata dibolehin bawa hape. Ya tapi jelas lah hapenya bakal disimpen sama guru-guru pas udah sampe tempat CB (Character Building).

Di bus tuh ada yang anaknya rame, ada yang diem. Cowok-cowok kebanyakan menempati sederetan kursi paling belakang. Gak papalah, itung-itung nahanin tas murid yang emang ditaro dibelakangnya kursi mereka biar enggak pada menggelinding kalo bus rem mendadak *abaikan* Nah yang cowok-cowok yang duduk dibelakang inilah yang agak berisik. Belum lagi mereka pada nyanyi-nyanyi. Okelah aku enggak ngelarang mereka nyanyi. Suaranya sih enggak jelek, dan enggak terlalu kedengaran ampe tempat dudukku meskipun jaraknya deket. Tapi pas aku mau tidur, itu berasa berisik banget :'( Apalagi suara temen-temen yang lain yang masih pada becanda. Batal tidur deh ya.. :|

Aku udah lupa sampe di Sukabumi jam berapa. Yang jelas perjalanannya agak lama, 4 jam mungkin. Jam makan siang deh kita sampe di Sukabumi itu. Jangan bayangin tempatnya yang enak-enak ya. Itu tempatnya mungkin cuma kayak rumah-rumah yang banyak pohon di sekelilingnya gitu. Bener-bener seger deh tempatnya. Sampe di Sukabumi kita langsung dibagiin asrama. Bentuknya sih cuma kayak rumah-rumah gitu ya asramanya. Aku kebagian asrama yang tempatnya paling tinggi dan paling jauh. Buat jalan ke asramaku itu mesti jalan menanjak dan banyak batu kerikilnya. Pokoknya bukan jalanan yang mulus deh. Mesti ekstra hati-hati, terutama pas turunnya. Karena batunya makin bikin susah pas mau jalan, dan itu nyiksa banget. Secara kita semua mesti serba cepet. Entah buat ngumpul di aulanya, ataupun untuk balik ke asrama hanya untuk sekedar ngambil barang atau ganti baju. Di asrama aku ada 3 kamar. Kalau enggak salah inget, aku dapet kamar no.3. Sekamar bareng Samantha & Carmel kelas 7.4, Egi & Wina kelas 7.5, dan Angel kelas 7.6.

Ke asrama langsung ngeletakkin barang-barang dan ngerapiin. Terus balik ke aula (atau apapun itu namanya) buat ngumpulin handphone. Pertamanya juga kita makan siang dulu sih. Yang bawa makanan silakan ambil di asrama. Untung aku bawa roti :'') Abis itu ada penjelasan-penjelasan gitu lah.

Hari Pertama
Hari pertamanya ini ya kayak yang udah aku bilang. Ada pembagian kamar, penjelasan aturan, penjelasan tentang character building Cc5. dsb. Aku udah agak lupa XD Kalau enggak salah abis makan siang gitu kita disuruh membentuk lingkaran belas dan diurutin sesuai kelas. Ada 2 lingkaran, lingkaran dalam dan lingkaran luar. Kita joget-joget pake musik terus jalan muter. Kalau musik berhenti kita harus berhenti dan kenalan sama temen di depan kita, nanya nama, hobi, dan semua tentang tuh orang pokoknya. Aku kenalan sama Niko kelas 7.2, Samantha kelas 7.4, Puspa 7.4, sama siapa lagi ya aku lupa -_- Ya pokoknya itulah. Aku enggak terlalu inget sih kegiatannya apa aja. Tapi enggak banyak karena kita aja baru nyampe pas udah siang -_- Abis itu sih juga ada games.
Sorenya mandi. Makan malemnya di aula. Tiap kelas bikin 2 baris, baris cewek dan baris cowok. Duduknya ya emang kayak gitu. Terussss.... Kita makan malem, tapi bukan suap sendiri. Tapi disuapin sama temen sebelah kita >.< Temen sebelahku kan cowok (ya jelaslah kan baris cowok), namanya Peter. Jadi entar anak-anaknya tuh berhadapan gitu. Terus yang akan disuapin disuruh tutup mata pake kain. Aku bawa sih kain, tapi kecil banget. Enggak muat diiket ampe belakang kepala, Jadi ya aku minjem kainnya si Peter. Haha... Terus sebelum diambilin makanannya, kita dikasih waktu sekian menit untuk saling kasih tahu menu makanan yang kita mau. Pastinya sih yang makanannya emang udah disiapin ya. Aku cuma minta ayam goreng yang paling kecil sama nasi satu centong, udah. Karena aku emang jarang suka makan banyak-banyak. Aku juga udah setengah ngancem jangan ditambah-tambahin makanan atau porsinya, apalagi pake sayur. Karena aku emang benci sayur :( Untung dianya enggak usil, soalnya aku paling sensitif kalo soal makanan *peace* Terus malemnya lagi juga ada sesi untuk creativity. Tiap kelas dibagi 2 tim. 1 tim untuk bikin baju sesuai profesi tapi pakai barang bekas, dan 1 tim lagi untuk bikin sebuah barang dari barang bekas juga. Untuk yang bikin baju sesuai profesi itu, harus ada 1 cewek dan 1 cowok sebagai model. Dan yeah.... Model ceweknya aku -_- Dibikinin baju yang jadi guru gitu sama temen-temenku, pakai kardus dan koran yang udah disiapin dari sekolah. Jadinya emang agak aneh sih, dan emang aku ini pemalu. Tapi enggak apa-apa, ini hasil karya kelasku juga :v Setelah sekian banyak kegiatan abis itu kita balik ke asrama dan tidur. Aku sempet ganti baju biar nyaman. Karena enggak suka dikamar, akhirnya aku ikut temen-temenku untuk tidur dikasur yang ada didepan meja makan aja. Disitu keliatannya lebih enak + lebih luas.

Hari Kedua
Pas bangun pagi aku cuci muka, sikat gigi. Udah gak bisa mandi karena dingin banget lah ya.. Abis itu disuruh kumpul di aula. Terus ada doa pagi gitu, sambil dengerin lagu rohani (Allah Peduli), abis itu jam 6-an senam deh dilapangan. Haha... ini kocakkk... Tapi, hari kedua ini kegiatannya menurutku ekstrem banget -.- Pertamanya kita kayak dibagi tim gitu. Terus kita ditutup matanya pake kain. Karena kain yang aku bawa itu amatlah kecil dan pasti ganggu kalo untuk nutup mata, jadi aku pake handuk -_- Kreatif dikit enggak masalah lah.. Meskipun handukku emang gede tebel, ya udah malu dikit enggak papa (:'v) Anggotanya ada 5 atau 6 aku lupa, terus ada 1 yang mimpin dibelakang. Yang mimpin ini enggak nutup matanya. Jadi kita baris abis dengan tutup mata, abis itu ngelewatin rintangan-rintangannya. Pemimpinnya entar yang ngasih kode dari orang dibelakang kita mesti apa. Entah mesti lompat, jongkok, jalan lurus, belok ke kiri-kanan, dsb. Dan itu enggak boleh ngomong, tapi di kodein lewat badan. Suka-suka kita mau caranya gimana. Pokoknya yang mimpin mesti ekstra cepet dan hati-hati, soalnya ternyata ada bagian dimana kita mesti ngelewatin turunan, tangga, dan ngelewatin jalan yang bawahnya itu ada kayak jurang gitu. Kata temenku sih, dipinggir itu jalan udah langsung bawahnya atap rumah/asrama gitu. Bisa dibayangin kan itu tingginya kayak apa. Dan itu semua jelas susah kalau kita jalannya sambil nutup mata. Yang mimpin mesti cepet ngasih kode, yang depan juga mesti cepet tanggap. Waktu itu yang mimpin timku si Theris, dan anak yang paling depan si Egi. Untung ya masih selamat, enggak ada masalah apa-apa ^_^
Rintangan pertama selesai, setelah istirahat sekian menit, rintangan keduanya ternyata lebih ekstrem lagi. Pertama sih kita disuruh nangkep ikan sambil lumpur-lumpuran, terus merayap dilumpur, abis itu jalan diatas bambu sambil jaga keseimbangan. Nah yang terakhir ini, kayaknya enggak semuanya ikut sih :/ Gak tau kenapa. Abis rintangan yang itu selesai kita turun ke SUNGAI :( SUNGAI, SODARA-SODARA! Dari awal turunnya menurutku udah nakutin. Secara aku takut ketinggian dan itu kita harus turun ke bawah sambil merosot-merosot gitu. Belum lagi bekas tanah dan lumpurnya licin, banyak rantingnya. Untungnya ada yang ngawasin dan bantuin kita turun sih. Cuma turunan yang terakhir enggak ada yang bantuin. Padahal menurutku itu juga tinggi dan tanah liat semua. Plis ya, dalam keadaan setengah jongkok, aku kepleset tanah diturunan yang terakhir. Langsung kayak meluncur bebas *?*, dan tanganku kena ranting :( Langsung berdarah dikit dibagian lengannya. Tapi enggak apa-apa sih, cuma perih.
Setelah turunan terakhir, kita udah bisa turun ke sungai, nyusul kelas 7.6 yang udah duluan. Itu kita jalan lawan arus dan mesti lewatin batu-batu gede. Dibawah air tempat kaki kita nginjek itu, banyak batu-batu yang tajem. Ada juga sih yang batunya licin, makanya aku udah waswas jangan sampe kepleset. Banyak temenku yang kakinya pada luka karena kena batu. Sungainya itu sepanjang 500 meter yatolong. Dan demi apa, aku udah yang takut banget sama yang namanya arus/ombak/dan sejenisnya itulah. Udah mau nangis di sungai, ini enggak lebay okey -_- Mana pas ngelewatin batu gede, anak-anak cowok banyak yang nyelak sambil ribut. Enggak masalah sih kalo nyelak. Tapi ini mereka naik ke atas batu-batu dengan amat lincahnya, sambil narik-narik baju :( Ya dikata bajuku apaan buat pegangan gini --" Karena dipegang gitu akunya jadi ketarik. Jadi sering nyaris kepleset atau salah nginjek batu karena aku jadi ilang konsen saking kagetnya. Ada juga dibeberapa bagian yang karena ngelawan arus (atau apapun istilahnya) kita mesti susah buat jalan majunya karena kedorong arusnya itu. Untungnya sih ada beberapa yang ngawas dan ikut bantuin. Kalaupun nggak lagi ada yang ngawasin di sekitar situ, temen-temenku juga pada saling bantuin kok *:')*
Begitu sampe diujung sungai, itu rasanya udah mau narik napas dalam-dalam dan berasa bebas banget, Yang tadinya aku udah spot-jantung akhirnya kembali biasa aja. Kelas 7.6 jelas udah duluan nyampe. Mereka difoto, abis itu keluar dari sungai-sungai itu deh untuk minum wedang jahe. Abis kelasku selesai foto juga kita minum wedang jahe. Dan entah gimana, bekas lumpur dibajuku itu masih keliatan tebel banget. Padahal tadi udah dari sungai pasti kan udah luntur lumpurnya. Tapi lumpur dibajuku masih tebel banget, sedangkan temen-temenku udah pada ilang semua lumpurnya. Hwhw...
Selesai itu kita balik ke asrama dan mandi. Dikasih waktu -/+ 2 jam untuk bersih-bersih. Aku yang pertama nyampe asrama untuk mandi dong yaa ^_^ #senengbanget
Karena tanganku luka, akhirnya aku minta plester ke Samantha. Untung aja ya dia bawa plester. Abis itu kita ke aula buat makan malam. Cara makannya ya masih sama kayak hari pertama, yaitu disuapin. Kalau enggak salah ingat juga, malamnya kita dikumpulin di salah satu lapangan dan ngebentuk lingkaran. Untungnya sih aku bawa jaket, karena disitu gerimis dikit dan udah malem jadi makin dinginnnn.... Ditengah-tengah itu kita pasang api unggun. Pertama kalinya aku liat api unggun, dan ternyata itu lumayan keren, apalagi liatin percikan apinya *norak* Disitu kita kayak semacam refleksi kali ya. Pokoknya Ma'am Tika sama Pak Ben bicarain tentang keluarga kita, terutama mama. Dipasangin lagu juga, jadi sedih :( Untung akunya enggak ketiduran.. -_-
Abis itu karena udah malem balik ke asrama deh. Tadinya emang disuruh tidur. Tapi anak-anak di asramaku lebih milih untuk beresin barang-barangnya aja karena besok udah pulang :( Daripada kelamaan besok, mending beresin malem ini aja. Okelah, enggak lama kok. Abis itu ya aku tidur.

Hari ketiga
Hari terakhir ini kita malah bangun terlambat coyyy -_- Langsung buru-buru, dan lagi-lagi enggak sempet mandi ><
Pertama kita sarapan. Abis itu ya kumpul di aula sana lagi. Gak terlalu inget ya apa yang kita lakuin di hari ketiga ini. Tapi seingetku kita sarapan, abis itu ada kayak semacam games-games (atau semacamnya). Pas siangnya juga ada upacara penutup gitu. Dan kita nulisin surat buat ortu yang abis itu di letakkin di amplop tertutup. Udah gitu semua anak balik ke asrama untuk beresin barang0barangnya. Yeah, untung sih anak-anak di asramaku udah pada beresin barang duluan. Jadi kita udah enggak lama-lama lagi dehh... Terus selanjutnya kita balik ke aula untuk makan siang. Kali ini enggak suap-suapan lagi dong :D

Abis makan yang lain sih pada selfie. Lah aku? Wong bawa hape aja enggak, jadi enggak ikut selfie deh ya. Balik aja gitu ke bus. Gak lama bus nya berangkat deh. Sepanjang jalan aku cuma ngobrol aja ama Jessica :D Terus bus sempet berhenti juga karena ada beberapa anak yang mau buang air kecil. Tapiiii gak ada yang ngasih tau ke aku dan Jessica ini. Padahal daritadi aku ama dia tuh kebelet banget ampe pucet #okefiksinilebay . Jadi bus kita berhenti lagi deh di pom bensin, bersama bus-bus yang lainnya :D

Dan tibalah kami di Rawamangun pas udah sekitar jam 5 sore-an. Ini pengalaman yang berkesan banget :D

By the way ini foto-foto selama Character Building :

Kelompokku yang paling deket sisi kiri. Aku yang pake baju pink dan tutup matanya ijo. Huwee..

Mesti tutup mata kayak gini deh cuy. Kalo kesandung ya salah pemimpinnya #plak

Sebelum terjun ke sungai. Mesti merayap di lumpur dan nangkepin ikan :'>

Finally, kami terjun ke sungai ^^ Kira-kira rintangannya begini :D

Masih bisa narsis :D

Ya kira-kira gitu deh suasana Character Building Cc5 nya. Berkesan banget. Ngelatih keberanian, disiplin, mandiri, kerjasama, nambah keakraban sama temen jugaaa :D Dari CB ini lah perjuangan di SMP dimulai... Hoho  ^.^ Kalau enggak salah untuk kelas 8 entar mau ada live in. Mungkin kalau ada fotonya bisa aku tulis juga disini. Berbagi pengalaman kan enggak salah :D


Sekian terima THR ^_^

PAST FUTURE


_______________________________________
◕ Disclaimer ◕


Brigitta | 12 y.o | Tar4 | Book lovers ^_^ _______________________________________
◕ Shout Here ◕

Put your cbox code here.

_______________________________________
◕ Sing Along ◕


_______________________________________
◕ Big Claps ◕

Basecode : Ana Min- Ji
Template : Sya Syahirah
Header : OneWifey
Tutorial : OneWifey
BestView : Google